Secrets to Increase F&B Margin without Increasing Prices (Ways that Entrepreneurs Often Miss)
Banyak pengusaha kuliner mikir:
“Gimana ya ningkatin profit tanpa harus naikin harga? Takut pelanggan kabur…”
Padahal, margin bisa naik tanpa sentuh harga sama sekali, asalkan strategi di bawah ini diterapkan.
Di artikel ini, kita bahas cara-cara yang jarang kepikiran tapi efeknya gede banget.
1. Perbaiki Porsi Sesuai Standar (Food Cost Auto Rapi)
Masalah paling sering tapi paling diremehkan = porsi gak konsisten. Kadang kebanyakan, kadang terlalu sedikit.
Efeknya:
Bahan habis lebih cepat
COGS bengkak
Margin turun tanpa disadari
Solusi: bikin SOP porsi & serving yang jelas Contoh:
120 g ayam
80 g nasi
1 sendok saus (10 ml)
Tambahin juga foto plating supaya karyawan gak ngira-ngira.
2. Kurangi Bahan ‘Diam-diam Mahal’
Sering ada bahan kecil yang terlihat murah, tapi total pemakainnya bikin rugi.
Contoh:
saus sachet, creamer, sedotan premium, toping kecil
salad dressing yang dipake royal
packaging premium tapi “sebenernya sama aja”
Cara ceknya: Bikin list bahan yang kelihatannya sepele → lihat total pemakaian per bulan → bandingkan dengan kontribusi penjualan. Biasanya kamu bakal kaget.
3. Perbaiki Alur Produksi biar Gak Banyak Waktu yang Kebuang
Waktu = biaya.
Jika proses terlalu ribet:
order lambat
karyawan capek
produksi gak efisien
butuh tenaga lebih banyak
Coba lakukan:
Simplekan langkah masak
Gabungkan proses yang bisa dipersingkat
Siapkan prep harian yang rapi
Training biar semua serba cepat
Kadang hanya dengan merapikan alur, biaya tenaga kerja bisa turun 10–20%.
4. Bundling Cerdas (Bikin Penjualan Naik, Margin Ikut Naik)
Tanpa naikin harga → kita bisa push item dengan margin tinggi pakai
bundling.
Contoh bundling menguntungkan:
Menu utama + minuman margin tinggi
2 kopi + 1 snack
Paket makan siang (dibikin keliatan hemat tapi tetep profit)
Bundling itu powerful karena:
Orang ngerasa dapet nilai lebih
Kamu secara halus menuntun pembelian ke item margin tinggi
5. Kontrol Limbah (Waste) = Margin Naik Instan
Tipe waste:
bahan busuk
overcooking
salah produksi
menu gagal plating
topping berlebih
Solusi cepat:
catat waste harian
cari pola (hari tertentu, karyawan tertentu, menu tertentu)
potong waste minimal 20% dalam 1 minggu dengan SOP
Setiap 1% waste berkurang → margin langsung kerasa.
6. Negotiation ke Supplier (Gak Banyak yang Manfaatin Cara ini)
Kamu bisa naikin margin tanpa ubah harga cukup dengan nego ke
supplier.
Yang bisa dinego:
harga per kg
potongan minimal order
sistem pembayaran
biaya antar & jadwal antar
packaging tambahan
Banyak F&B dapat potongan 5–12% setelah negosiasi rutin.
7. Kurangi Menu yang Gak Menghasilkan (Menu Engineering)
Menu banyak bukan berarti bagus.
Lakuin:
pisahkan menu berdasarkan: best seller, middle, low sales
cek margin setiap menu
hapus menu yang penjualannya rendah tapi ribet & mahal
dorong penjualan menu margin tinggi ke bagian atas menu
Dari sini aja, margin bisa naik 15–25%.
Conclusion
Naikin margin tanpa naikin harga itu sangat mungkin.
Kuncinya bukan di harga — tapi di:
kontrol porsi
kontrol waste
efisiensi operasional
push menu margin tinggi
negosiasi supplier
bundling strategi
Kalau diterapkan, F&B kamu bisa lebih sehat, biaya turun, dan profit naik tanpa bikin pelanggan protes.