Konsumen kini menilai sebuah brand dari keseluruhan pengalaman, bukan hanya dari produk itu sendiri. Tampilan visual, kemasan, cerita di balik produk, serta cara brand berkomunikasi di media sosial mempengaruhi keputusan beli.
Transaksi semakin banyak terjadi melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp. Konsumen lebih nyaman berinteraksi langsung sebelum membeli, karena merasa lebih yakin dan cepat mengambil keputusan.
Banyak konsumen mulai memilih brand yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan ekonomi lokal. Hal ini membuat kemasan ramah lingkungan dan brand yang memiliki misi sosial semakin diminati.
Kecepatan pengiriman, kemudahan transaksi, serta respon penjual kini sering lebih menentukan daripada harga murah semata.
Sebelum membeli, konsumen hampir selalu membaca ulasan dan melihat rating. Reputasi online menjadi aset penting bagi UMKM.
Pendekatan yang lebih personal melalui pesan, rekomendasi produk, dan layanan purna jual membuat konsumen lebih loyal.
Konten yang menampilkan proses, cerita brand, dan testimoni pengguna nyata lebih dipercaya daripada iklan biasa.
Konsumen mengharapkan kemudahan berpindah dari media sosial, chat, marketplace, hingga outlet fisik tanpa hambatan.